Press Release

Pada saat perekonomian Indonesia cenderung tidak stabil yang disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia dan harga bahan pangan, Reksa Dana Terstruktur bisa menjadi salah satu alternatif investasi yang menarik.
Pada tanggal 29 Mei 2008, PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) akan meluncurkan Reksa Dana Mandiri Dana Bertahap (MPDB). “Kami telah memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam&LK pada tanggal 18 April 2008 yang lalu.” ujar Andreas M. Gunawidjaja, Direktur Mandiri Investasi.
Menjelaskan lebih lanjut mengenai produk reksa dana terstruktur ini, Andreas mengatakan “MPDB memberikan proteksi sebesar 100% terhadap pokok investasi dimana pelunasan akan dilakukan secara bertahap setiap enam bulan hingga akhir periode investasi dengan potensi imbal hasil (return) yang menarik dari obligasi korporasi yang diberikan setiap bulan.”
Investor dimanjakan dengan pengembalian pokok investasi yang dilakukan secara bertahap selama enam bulan. Hal ini berbeda dengan Reksa Dana Terstruktur lainnya yang pada umumnya memberikan pelunasan keseluruhan 100% pokok investasi pada akhir periode investasi.
“Pelunasan secara berkala ini dapat membantu perencanaan dana investor sehingga aksi penjualan kembali sebagian Unit Penyertaan pada masa investasi yang nilainya mengikuti nilai NAB dapat dihindari,” kata Andreas mengenai keunggulan produk MPDB. “Namun demikian, investor juga diberi kemudahan untuk melakukan penjualan kembali setiap satu bulan sekali.”
Selain itu, keunggulan lain dari MPDB adalah “Indikasi imbal hasil akan meningkat seiring dengan berjalannya waktu, dimulai dengan 8.35% per tahun. dan meningkat hingga 9.7% per tahun pada 6 bulan terakhir investasi.” ujar Andreas. Hal ini pulalah yang membedakan MPDB dengan Reksa Dana Terstruktur pada umumnya yang hanya memberikan imbal hasil yang flat selama periode investasi.
Selama 34 bulan periode investasi produk MPDB ini, pembagian imbal hasil akan dibagikan setiap sebulan sekali.
Meneliti kembali portofolio MPDB, Andreas menjelaskan “Kami memilih obligasi korporasi yang memiliki kondisi fundamental yang baik, yaitu obligasi PT Astra Sedaya Finance dengan peringkat AA- berdasarkan hasil peringkat Pefindo dan obligasi Thames PAM Jaya dengan peringkat A- berdasarkan hasil peringkat Fitch Ratings. Rating yang cukup baik menjadi salah satu pertimbangan kami memilih obligasi korporasi tersebut. “
Investor sudah dapat berinvestasi pada MPDB melalui Agen Penjual Bank Mandiri, Bank Niaga, Bank BII dan Mandiri Sekuritas hingga tanggal 28 Mei 2008.
Mandiri Investasi saat ini mempunyai aset kelolaan Reksa Dana sebesar Rp 5,4 triliun dan berencana mengeluarkan beberapa produk reksa dana baru yang inovatif ke investor.

