. Press Release | Mandiri Investasi
Jumat, 10 September 2010

Press Release



 

 

Mandiri Investasi Dukung Pengembangan Kesejahteraan Keluarga Melalui Reksa Dana Mandiri Investa Keluarga

Jakarta, 5 Januari 2009 – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) pada akhir Desember 2008 telah meluncurkan Reksa Dana Mandiri Investa Keluarga (MI Keluarga), yang merupakan hasil kerja sama Mandiri Investasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Dengan berinvestasi dalam produk reksa dana pendapatan tetap ini, investor akan mendukung secara langsung program kesejahteraan masyarakat serta kesehatan reproduksi & seksual dari PKBI.

Saat ini adalah merupakan masa bookbuilding, yaitu bagi investor yang tertarik berinvestasi pada Reksa Dana MI Keluarga dan ingin mendapatkan NAV Awal Rp 1000,- (seribu rupiah) bisa mendapatkan Reksa Dana ini dengan cara menghubungi kantor cabang Bank Mandiri, selaku bank distributor. Tanggal penawarannya sendiri akan dimulai pada tanggal 27 Januari 2009.

Mengenai kerjasama ini sendiri, Direktur Mandiri Investasi Andreas M Gunawidjaja mengatakan, “Merupakan suatu kebanggaan bagi kami dapat bekerja sama dengan PKBI yang memiliki komitmen yang sama dengan Mandiri Investasi, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan mewujudkan keluarga bertanggung jawab. Kerja sama strategis dengan PKBI ini telah membidani lahirnya produk Reksa Dana MI Keluarga yang salah satu tujuan produk ini adalah pembentukan dana abadi bagi program PKBI untuk tetap melayani kebutuhan kesehatan seksual dan reproduksi masyarakat.’’

PKBI merupakan suatu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 dan bergerak di bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi. Saat ini, PKBI memiliki cabang yang tersebar di 26 propinsi di Indonesia. Dalam melaksanakan program-programnya, PKBI membutuhkan banyak dukungan, terutama dukungan pendanaan. Hal inilah yang mendasari terbentuknya kerja sama dengan Mandiri Investasi.

Ketua Pengurus Harian Nasional PKBI Rizal Malik mengatakan, “Kami sangat menghargai komitmen Mandiri Investasi untuk bekerja sama dengan kami meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dukungan terhadap PKBI berbentuk Dana Abadi yang terkumpul melalui Reksa Dana MI Keluarga akan dapat membantu mengembangkan program kegiatan PKBI, khususnya yang berkaitan dengan isu kesehatan seksual & reproduksi masyarakat.”

Program PKBI menekankan pada lima prioritas utama, yaitu pemberdayaan anak dan remaja; perluasan akses informasi; pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi semua orang terutama kelompok miskin dan marginal; pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS; pengembangan upaya penanganan kehamilan yang tidak diinginkan; upaya advokasi melalui penggalangan dukungan publik dan pengambil kebijakan.

Peluncuran produk Reksa Dana MI Keluarga ini juga merupakan salah satu bentuk komitmen Mandiri Investasi untuk mengedukasi masyarakat dalam upaya pembentukan masyarakat berpola investasi (investing society). Produk ini juga merupakan bentuk kontribusi Mandiri Investasi terhadap peningkatan kepedulian investor terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya. “Kami berharap kelak kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal kesehatan seksual dan reproduksi, akan tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi serta peningkatan kepedulian masyarakat terhadap sesama manusia,” tambah Andreas. Melalui produk reksa dana ini, Investor yang berinvestasi pada MI Keluarga juga akan berpartisipasi dalam program PKBI, dimana maksimum 0,5% per tahun dari Nilai Aktiva

Bersih Reksa Dana MI Keluarga yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari per tahun dan dibayarkan setiap bulan, akan diberikan sebagai Dana Program PKBI. Investor juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi lebih jauh dalam mendukung program PKBI melalui pilihan investasi berikut ini:

1. Partisipasi Diamond - 100% hasil investasi akan diberikan untuk dana abadi PKBI
2. Partisipasi Emerald - 50% hasil investasi akan diberikan untuk dana abadi PKBI
3. Partisipasi Ruby - 100% hasil investasi milik investor sepenuhnya

Andreas menambahkan, “Di tahun 2009 ini, obligasi masih akan menjadi instrumen investasi yang mempunyai potensi untuk memberikan imbal hasil menarik seiring dengan perkiraan tren penurunan tingkat inflasi dan tingkat suku bunga. Kami meyakini bahwa tahun 2009 merupakan saat yang tepat bagi investor untuk berinvestasi pada jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap.”